WU Hub — Social Media Plan 90 Hari
Social Media Plan · 90 Hari

Dari ruang kosong jadi ruang gerak founder pemula.

Strategi konten Instagram, TikTok & Facebook untuk WU Hub Coworking Space — membawa startup founder tahap bootstrap/pre-seed dari sekadar scroll, sampai duduk di meja WU Hub.

Target Audiens
Startup founder tahap awal (bootstrap / pre-seed)
Keyword Utama
Working Space: Gaya Hidup & Budaya Kerja
Durasi
90 hari, 3 fase, evaluasi tiap 30 hari
Disiapkan Oleh
OWR Social — Agustus 2026
Fondasi Strategi

Ringkasan, dalam tiga kalimat

Ini yang menjadi dasar setiap keputusan konten sepanjang 90 hari ke depan.

01 — AUDIENS

Founder yang baru mulai, bukan yang sudah mapan

Sensitif harga, sedang meraba-raba arah bisnis, dan mencari ruang kerja fleksibel yang terasa "ngerti" fase mereka — bukan sekadar meja kosong.

02 — KEYWORD

Working Space: Gaya Hidup & Budaya Kerja

Payung tema besar yang menempatkan WU Hub di tengah percakapan soal cara kerja modern — bukan sekadar penyedia meja dan kursi.

03 — TUJUAN

Top-of-mind dulu, baru funnel

Bangun relevansi lewat konten yang relate, lalu arahkan audiens masuk funnel: coba Shared Desk / Virtual Office, lanjut ke Private Office.

Siapa yang Kita Ajak Bicara

Audience Persona

Setiap konten ditulis seolah-olah sedang bicara langsung ke satu orang ini.

Founder bekerja dengan laptop
Bima Pradana
27 TAHUN · FOUNDER & PRODUCT LEAD · SAAS LOGISTIK, TAHAP PRE-SEED · JAKARTA SELATAN

"Aku nggak butuh kantor keren. Aku butuh tempat yang bikin aku dan tim tetap gerak — tanpa bikin runway makin pendek."

Tujuan

  • Validasi produk secepat mungkin dengan budget terbatas
  • Jaga runway tetap panjang sebelum putaran funding berikutnya
  • Bangun koneksi ke mentor/investor tanpa ikut acara mahal

Frustrasi

  • Kerja dari rumah bikin nggak disiplin & kesepian
  • Kantor konvensional terlalu mahal & terikat kontrak panjang
  • Susah cari tempat meeting klien yang profesional tapi murah

Perilaku Media

  • Aktif di Instagram & TikTok, follow akun startup/build-in-public
  • Konsumsi konten singkat sambil kerja, bukan duduk fokus nonton
  • Keputusan dipicu testimoni nyata, bukan iklan hard-sell

Kanal Favorit

  • Reels & TikTok untuk edukasi santai dan dilema relate
  • Instagram Story untuk polling/interaksi cepat
  • WhatsApp sebagai kanal closing setelah tertarik
Content Pillar

Working Space: Gaya Hidup & Budaya Kerja

Keyword utama diturunkan jadi 4 niche topik. Tiap pillar punya sudut pandang sendiri supaya konten nggak terasa mengulang-ulang hal yang sama.

Laptop di meja kayu
Pillar 01

Fenomena Digital Nomad Lokal

  • Bedanya nomad luar negeri vs versi lokal Jakarta
  • Profil kerja yang paling cocok jadi nomad lokal
  • Rutinitas mingguan kerja beda tempat tiap hari
Koridor kantor modern
Pillar 02

Definisi "Kantor" yang Berubah

  • Kenapa Gen Z/millennial pilih kerja fleksibel
  • Fenomena resign massal untuk kerja lepas
  • Ekspektasi "kantor ideal" lintas generasi
Meja meeting kayu
Pillar 03

Adopsi Hybrid Working Global

  • Kilas balik kebijakan hybrid perusahaan dunia
  • Perdebatan hybrid vs full remote vs full office
  • Bagaimana kebijakan global merembet ke lokal
Dua orang tertawa santai
Pillar 04

Kerja Fleksibel & Work-Life Balance

  • Mitos "kerja fleksibel = lebih santai"
  • Cara menjaga batas waktu kerja & istirahat
  • Kepuasan kerja fleksibel vs kantor fix
Cara Kontennya Menang

Winning Content Strategy

Enam prinsip yang menentukan apakah sebuah topik pillar berubah jadi konten yang benar-benar dilihat, disimpan, dan direspons — bukan sekadar diposting.

01

Hook 3 Detik, Bukan Soal WU Hub

Setiap hook dibuka dengan masalah founder, bukan produk. Formula: masalah relatable → agitasi ringan → sudut pandang baru. WU Hub baru muncul belakangan, kalau perlu.

02

Native to Platform

Reels dan TikTok memakai bahasa & pacing platform aslinya masing-masing — bukan hasil re-upload satu format ke semua kanal tanpa penyesuaian.

03

Show, Don't Sell

Suasana WU Hub muncul natural di latar cerita — colokan, WiFi, obrolan santai — bukan jadi subjek utama sampai memang masuk Fase Konversi.

04

Interactive by Design

Setiap 2–3 konten selalu menyisipkan satu elemen yang memancing respons: polling, pertanyaan terbuka, atau ajakan "vote di komentar".

05

Consistency Beats Perfection

Cadence rutin 7 hari seminggu lebih berpengaruh ke algoritma & top-of-mind dibanding produksi sempurna yang jarang tayang.

06

Proof Over Promises

Testimoni asli dan angka nyata (rating Google 4.4, cerita member) dipakai sebagai penutup argumen di Fase Konversi — bukan pembuka klaim.

Kerangka 90 Hari

Tiga Fase, Satu Alur

Konten bergerak bertahap — dari membangun relevansi, ke membangun kepercayaan, sampai mendorong keputusan.

Suasana coworking terang
Hari 1–30 · Fase 1

Awareness

Masuk ke percakapan founder pemula lewat topik broad seputar working space & budaya kerja. Belum jualan — fokus bangun relevansi & reach.

60% Edukasi Broad
20% Interaktif
20% Perkenalan Brand
Komunitas berdiskusi di meja kayu
Hari 31–60 · Fase 2

Consideration

Bangun keterlibatan lewat seri dilema startup dan bukti komunitas. WU Hub mulai diperkenalkan halus sebagai bagian dari solusi, bukan iklan.

40% Dilema Interaktif
30% Bukti Komunitas
30% Fasilitas Halus
Tiga orang tertawa bersama
Hari 61–90 · Fase 3

Conversion

Funnel yang sudah dibangun diarahkan ke langkah konkret: promo Shared Desk & Virtual Office sebagai entry point, testimoni sebagai social proof, soft-sell ke Private Office.

40% Promo/CTA
30% Social Proof
30% Awareness Lanjutan
Funnel Produk

Low Ticket → High Ticket

Konten Fase 3 mengarahkan audiens masuk lewat pintu murah, lalu naik ke layanan bernilai lebih tinggi.

Entry

Shared Desk

Mulai Rp70.000 / hari

Titik masuk paling ringan — risiko rendah, cocok untuk konten promo & UGC founder yang "coba dulu".

Mid

Virtual Office

Rp350.000 / bulan

Untuk founder yang mulai butuh alamat legal usaha tanpa sewa kantor fisik — langkah formalisasi bisnis.

High Ticket

Private Office

Rp6.000.000 / bulan

Untuk tim yang sudah grow dari shared desk — didekati lewat konsultasi personal, bukan feed post.

Contoh Eksekusi

Kalender Konten — Minggu 1 s/d 4

Cadence mengikuti standar 25 konten/bulan, disusun mengikuti ritme Fase 1 (Awareness). Pola ini diulang tiap minggu, lalu proporsinya bergeser mengikuti Fase 2 & 3.

HariFormatPillar / TopikTujuan
SeninReelsDigital Nomad Lokal — profil kerja yang cocokReach
SelasaCarouselDefinisi kantor berubah — Gen Z vs kantor konvensionalSave/Share
RabuStoryPolling ringan: WFH vs WFC vs CoworkingEngagement
KamisInfografisHybrid working perusahaan globalEdukasi
JumatReelsMitos work-life balance kerja fleksibelReach
SabtuPhotobaseSuasana kerja santai — brand mood, non-produkAwareness halus
MingguStoryRecap minggu + teaser topik minggu depanRetensi
Distribusi

Format & Platform

Setiap platform berperan beda dalam funnel 90 hari.

IG

Instagram

Kanal utama funnel

6 Reels, 4 Carousel, 5 Infografis/trivia, 5 Photobase, 5 Story per bulan — kombinasi awareness, edukasi, dan konversi dalam satu kanal.

TT

TikTok

Reach & percakapan

Repurpose Reels dengan hook lebih cepat & bahasa lebih santai. Fokus di topik dilema startup dan digital nomad lokal.

FB

Facebook

Kredibilitas & jangkauan luas

Cross-post konten edukasi & testimoni. Efektif menjangkau audiens korporat/partner ekosistem yang masih aktif di Facebook.

Ukuran Berhasil

Indikator per Fase

Metrik pemantauan dibaca setiap 30 hari untuk menyesuaikan ritme konten fase berikutnya.

Fase 1 — Awareness

  • Reach & impression per konten
  • Rasio save/share pada carousel edukasi
  • Pertumbuhan interaksi organik (bukan janji jumlah follower)

Fase 2 — Consideration

  • Engagement rate pada seri dilema startup
  • Jumlah komentar & partisipasi polling
  • DM/pertanyaan masuk soal fasilitas

Fase 3 — Conversion

  • Jumlah inquiry harga via DM/WA
  • Redemption promo Shared Desk & Virtual Office
  • Booking konsultasi Private Office
Eksekusi

Checkpoint Evaluasi

Rasio konten & topik pada tiap fase bersifat living document — disesuaikan berdasarkan data performa aktual.

Hari 0
Kickoff & briefing konten
Hari 30
Review Fase 1 — reach & topik terbaik
Hari 60
Review Fase 2 — engagement seri dilema
Hari 90
Review Fase 3 — konversi & funnel
WU Hub × OWR Social

Social Media Plan 90 Hari — Instagram · TikTok · Facebook · Disiapkan Agustus 2026